Showing posts with label Architect. Show all posts

Arsitektur Vernakular Indonesia



Arsitektur vernakular merupakan arsitektur yang berkembangan dalam masyarakat tradisional, menggunakan material lokal dan pembangunan dengan metode konvensional. Dalam tugas arsitektur vernakular kali ini adalah mengobservasi rumah adat jawa khususnya rumah adat kudus yang masih ada dalam masyakarat yang cenderung sudah modern. Apakah ada perubahan atau masih tetap sama?



1. Mengobservasi tempat yang masih terdapat rumah tradisional jawa yang mengalami tidak terlalu banyak perubahan.

2. Mencari tahu bagaimana filosofi dan makna dari tiap ruang yang ada pada bangunan

3. Meneliti material yang digunakan dan struktur konstruksi rumah tradisional jawa

4. Membandingkannya dengan rumah tradisional jawa yang masih orisinil dan menganalisa perbedaan-perbedaan yang ada



Saya akan men-share hasil laporan kelompok saya 

Computer Graphic 1

Semester 2 ini Di dalam mata kuliah komputer grafis ini mahasiswa dilatih agar dapat mengoprasikan aplikasi Autocad yang dapat memudahkan seorang arsitek dalam mendesain. Saya membuat denah rumah tinggal sederhana dari mata kuliah SPA2, dan kemudian mempublishnya dalam bentuk JPG



Tugas Struktur Konstruksi dan Sistem Bangunan 2



Struktur konstruksi dan sistem bangunan mempelajari tentang struktur dan konstruksi bangunan secara detail. Pada semester 2 ini membuat rumah tinggal 2 lantai sederhana dengan memaksimalkan penggunakaan kayu.

Berikut adalah langkah-langkah saya dalam membuat tugas sksb 2


1. Membuat denah rumah tinggal 2 lantai dengan memerhatikan modul struktur agar bangunan yang       dibuat lebih kokoh dan benar secara struktur.



2. Membuat siteplan bangunan



3. Membuat potongan A-A dan B-B



4. Membuat tampak depan, tampak kanan, tampak kiri, dan tampak belakang bangunan



5. Membuat denah pondasi beserta detail pondasi dan juga detail footplate



6. Membuat denah kusen beserta detail kusen



7. Membuat rencana atap, kuda-kuda beserta detailnya



8. Membuat tangga kayu yang digunakan beserta detailnya



9. Membuat denah sanitasi



10. Membuat denah listrik



11. Membuat denah kolom dan balok

Laporan Tugas Studio Perancangan Arsitektur 2



Dalam membuat sebuah desain perlu dilakukan beberapa langkah-langkah untuk dapat membuat bangunan yang memenuhi syarat. berikut adalah langkah-langkahnya:

Bagan alur pikir metode perancangan:

1. Langkah pertama adalah dengan membuat tor. Tor merupakan konsep dasar dari desain yang akan kita buat.

2. Langkah berikutnya adalah menentukan lokasi yang cocok untuk membangun rumah dari desain yang kita buat.
3. Kemudian membuat statement yang terdiri dari:
· Pengertian tentang rumah tinggal
· Latar belakang dari pengambilan konsep untuk desain rumah tinggal
· Tujuan dari penerapan desain tersebut
· Batasan-batasan dalam membuat desain
· Dan anggapan dalam desain yang akan kita buat

4. Langkah berikutnya adalah membuat program ruang untuk rumah tinggal yang akan di desain. Terdiri dari:
· Data fisik berupa site yang tersedia dan data penghuni untuk calon penghuni dari rumah tinggal yang kita desain
· Persyaratan dan hubungan ruang merupakan syarat-syarat standar dalam membangun rumah yaitu, pencahayaan, penghawaan, view, dll.
· Organisasi ruang adalah hubungan keeratan atau tidaknya ruang yang satu dengan yang lainnya disajikan dengan bentuk bagan
· Besaran ruang adalah luas masing masing ruang dalam satu bangunan lenkap dengan perkiraan furniture dan jalur sirkulasi penghuninya
· Sirkulasi ruang adalah jalur sirkulasi yang sering dilalui oleh tiap anggota penghuni dari ruang yang satu ke ruang yang lain.

5. Kemudian menentukan analisis site untuk bangungan rumah tinggal yang kita buat
· Menganalisa kebisingan yang sering di terima dari tiap sisi bangunan, mulai dari frekuensi rendah hingga tinggi. Biasanya makin dekat dengan area jalan umum makan tingkat kebisingannya lebih tinggi
· Pencapaian adalah mudah dan suilitnya akses menuju bangunan tersebeut, jika bangungan tersebut terhalang oleh sesuatu maka pencapaiannya pun akan lebih sulit.
· Pencahayaan yang diterima oleh bangunan akan menentukan letak dari ruang-ruang yang akan dibangun. Matahari terbit dari sebelah timur dan matahari pagi sangat bagus bagi tubuh dan kesehatan maka dari itu sebaiknya ruang tidur diletakkan di sebelah timur agar mendapatkan sinar matahari pagi.
· View juga mampu menentukan posisi dari bangunan. View yang bagus harus dimanfaatkan secara optimal msialnya dengan bangunan menghadap view tersebut atau tempat-tempa untuk bersantai mendapatkan view dengan maksimal.

6. Setelah menganalisis bangunan dari segala aspek selanjutnya adalah menentukan zoning untuk bangunan rumah tinggal tersebut mulai dari private, semi private, publik, seta service.

7. Berikutnya adalah dengan melakukan pendekatan untuk masuk ke dalam desain
· Gubahan massa adalah fiosofi dari bentuk bangunan yang digunakan untuk desain rumah tinggal yang kita buat
· Ekspresi arsitektural merupakan point-point dan detail yang digunakan untuk mendukung konsep rumah ramah lingkungan ini
· Material dan struktur adalah macam-macam material dan struktur beserta konstruksinya dalam mendesain rumah ini

8. Yang terakhir adalah menentukan bagaimana desain rumah yang akan kita buat, mulai dari:
· Denah
· Siteplan
· Situasi
· Tampak depan, tampak kanan, tampak kiri, dan tampak kanan
· Potongan A-A dan potongan B-B
· Perspektif
· Interior
· Eksterior
· Detail arsitektural

Konsep Rumah Hijau Perancangan Arsitektur (SPA 2)





Tor:

Menciptakan rumah tinggal ramah lingkungan dengan menggunakan teknologi yang mendukung konsep sehingga menciptakan rumah tinggal yang nyaman dan tetap menjaga keseimbangan dengan alam.



Statement:

1. Pengertian : rumah adalah lingkungan binaan berupa bangunan layak huni yang memenuhi maksud dan tujuan tertentu sesuai dengan karakter penghuni rumah.

2. Latar belakang : seiring perkembangan jaman, rumah tidak hanya sebagai tempat tinggal tetapi juga termasuk salah satu bagian dari alam maka dari itu dibuatlah rumah tinggal ramah lingkungan agar tetap menjaga keseimbangan dengan alam.

3. Tujuan : menciptakan rumah tinggal ramah lngkungan dengan menerapkan teknologi-teknologi yang mendukung konsep sehingga menciptakan rumah yang ramah lingkungan

.

Pendekatan Ramah Lingkungan:

1. Menggunakan taman di dalam rumah

Penggunaan taman dalam rumah dengan tujuan untuk memberikan kesegaran alami dan kesan sejuk di dalam rumah karena tanaman berfungsi menyerap CO2 yang kita keluarkan dan menggantinya dengan O2 untuk kita hirup.

2. Menggunakan plat alumunium berpori (rooster)

Rooster berfungsi sebagai bukaan di dalam rumah, penggunaan rooster yang besar dan banyak memungkinkan pertukaran udara di dalam rumah menjadi lancar dan sirkulasi udara menjadi baik.

3. Mengunakan clear polycarbonat solid sheet

Polikarbonat jenis ini mempunyai bentuk dan jenis fisik yang mirip kaca, bening dan tembus pandang, namun daya tahannya lebih kuat daripada kaca. Polikarbonat dipasang pada bagian atap yang dibawahnya terdapat taman sebagai pencahayaan alami dan sumber matahari bagi tanaman di bawahnya.

4. Menggunakan tanaman rambat

Tanaman rambat ini berguna sebagai barrier bagi lingkungan rumah selain itu juga dapat menampilkan kesan lebih sejuk dan segar. Tanaman rambat ini menggunakan media teralis besi yang dipasang memanjang ke atas dan di letakkan dekat dengan dinding yang banyak menerima matahari. Selain itu kita juga dapat menanam tanaman yang langka seperti anggrek, disamping sebagai hiasan kita juga turut menjaga lingkungan dan melestarikannya.

5. Menggunakan biopori

Biopori berguna sebagai resapan air hujan namun disamping itu juga dapat digunakan sebagai tempat pembuatan pupuk alami dengan proses alami yang dilakukan oleh makhluk hidup yang tinggal di dalam tanah.

6. Menggunakan sumur resapan

Sumur resapan berguna untuk menyerap air hujan sementara di dalam tanah dan akan menambah cadangan air tanah selain itu rumah kita juga akan terhindar dari banjir jika memiliki sumur serapan.

Rumah Ramah Lingkungan


Sebagai tempat aktivitas setiap keluarga, rumah tinggal adalah tempat yang sangat menyerap penggunaan energi, kedua terbesar setelah industri. Bayangkan, didalamnya manusia beraktivitas selama 16 jam bahkan mungkin lebih, yang didukung dengan penggunaan listrik yang memakan energi cukup besar. Menuju bangunan atau rumah yang ramah lingkungan, artinya kita harus mengukur mengenai dampak pada lingkungan luar serta membantu memperbaiki lingkungan dalam. Aspek yang terkait adalah rancangan arsitektur bangunan, metodologi membangun, material bangunan, efisiensi penggunaan energi, efisiensi penggunaan air dan life cycle ecological living.



Desain rumah ramah lingkungan merupakan bentuk dukungan terhadap keramahan lingkungan. Yang berarti, haruslah hemat energi, karena eksplorasi terhadap penggunaan energi dapat mengancam kehidupan generasi penerus. Gerakan penghematan energi bisa dilakukan kala kita hendak membangun rumah baru atau merenovasi rumah. Apa sajakah itu?


· Efisiensi Pencahayaan

Manfaatkan semaksimal mungkin cahaya matahari sebagai sumber cahaya di pagi hingga sore hari. Menggunakan cahaya matahari dapat menghemat energi listrik dari lampu yang digunakan di siang hari. Pencahayaan alami bisa diperoleh melalui pencahayaan samping yaitu dari jendela, dan pencahayaan atas yang berasal dari lubang atap. Buatlah desain rumah yang lebih terbuka pada dinding dan atap, agar cahaya matahari dapat masuk ke dalam rumah secara lebih maksimal. Mengurangi sekat ruangan, menyatukan fungsi ruang, dapat memaksimalkan cahaya yang masuk ke dalam rumah.


· Efisiensi Ruang

Menggabungkan lebih dari satu fungsi dalam satu ruangan, adalah pilihan baik, dibanding harus memboroskan ruang. Misalnya meniadakan fungsi ruang tamu, karena kita jarang menerima tamu, atau lebih sering menerima tamu di teras. Buat saja ruang keluarga yang lebih besar, agar bisa nyaman dan maksimal untuk bercengkrama sekaligus menerima tamu yang sudah kenal dekat. Dalam hal ukuran bangunan, lebih besar tidak selalu lebih baik. Karena makin kecil (baca : sederhana) bangunan, akan makin baik control aspek lingkungan terhadap bangunan tersebut.

"Bangunan ramah lingkungan, dirancang dengan massa ruang, keterbukaan ruang, dan hubungan ruang luar-dalam yang cair, teras lebar, ventilasi bersilangan, dan void berimbang."


· Pembayangan Ruang Luar, Kulit Bangunan, Ventilasi

Pemilihan bahan dan desain pembayangan, serta bukaan ventilasi yang baik, mempengaruhi kenyamanan dan energi dalam rumah. Berikan secondary skin pada dinding bagian luar, terlebih jika rumah menghadap ke arah barat. Buat teritisan di atas bukaan, yang fungsinya meredam panas matahari secara langsung ke dalam rumah. Bangunan dirancang dengan teras lebar, ventilasi bersilangan; yaitu membuat bukaan (jendela) pada dua dinding yang berbeda, innercourt serta void berimbang, untuk sirkulasi udara dan cahaya alami ke seluruh ruangan, agar hemat energi.


· Atap yang “Dingin”

Pilih bahan penutup atap yang memiliki nilai hambatan hantaran panas cukup besar, dan kemampuan memantulkan panas dengan baik. Penggunaan atap dari bahan tanah atau keramik, sangat baik untuk kenyamanan ruang dalam. Tambahkan pula lembaran aluminium foil yang dipasang di bawah penutup atap. Material styrofoam yang dilapis beton (beton Styrofoam) juga berpotensi membuat dingin ruang dalam. Dinding rumah tetap terasa “dingin” meskipun saat siang hari.


· Material Ramah Lingkungan

Gunakan bahan bangunan yang tepat, efisien, dan ramah lingkungan. Pilih produk lokal yang berkualitas, untuk meminimalkan terjadinya kontaminasi lingkungan, mengurangi pemakaian sumber daya alam tak terbarukan dengan optimalisasi bahan baku alternatif, serta menghemat penggunaan energi secara keseluruhan. Memilih bahan baku lokal atau dari pabrik terdekat berarti menghemat transportasi dan mengurangi karbon emisi dari kendaraan. Tak ada salahnya, memanfaatkan material bekas atau sisa bahan renovasi, misalnya genteng bekas, kayu atau bambu bekas perancah, kusen lama.


· Pemanfaatan Lahan Hijau

Elemen vegetasi berpotensi untuk menyejukkan lingkungan dan menurunkan udara panas, serta meredam panas. Semakin banyak pohon yang ditanam, udara makin sejuk dan oksigen yang dihasilkan dapat mencegah pemanasan global. Ciptakan roof garden atau vertical garden, jika halaman tidak memungkinkan. Dinding yang dijalari tanaman rambat membuat suhu udara di luar dan di dalam turun, sekaligus untuk pasokan udara bagi penghuni.


· Gaya Hidup Hemat

• Hemat Air. Kurangi kebiasaan berendam di bathtub, mencuci kendaraan dengan air yang mengalir dan terbuang kemana-mana. Ganti bak mandi atau bathtub dengan shower , untuk menghemat air.

• Buat sumur resapan, lubang biopori atau septictank ramah lingkungan yang tidak mencemarkan lingkungan.

• Memakai perangkat elektronik dan rumah tangga yang hemat energi, akan berpengaruh dengan biaya listrik yang dikeluarkan tiap bulan. Pilih yang hemat energi listrik, sehingga memiliki life cost yang ringan untuk operasionalnya. 




Tahapan Perancangan SPA 2


1. Konsep Desain



    - TOR, Statement, Lokasi
    


2. Program Ruang
    - Data Fisik



    - Data Non Fisik



    - Persyaratan Dan Hubungan Ruang



    - Besaran Ruang




    - Organisasi Ruang



    - Sirkulasi Ruang



3. Analisa Site



4. Zonning



5. Pendekatan
    - Gubahan Massa



    - Ekspresi Arsitektural



6. Desain

Richard Meier - One Of Famous Architect




Bagi para pelaku dunia arsitek, arsitek, maupun mahasiswa jurusan arsitektur pasti mengenal Richard Meier. Lahir di Newark, New Jersey pada tahun 1934. Lulus dari Cornell University tahun 1957 kemudian bekerja pada beberapa arsitek, termasukSkidmore, Owings, and Merrill dan Marcel Breuer.

Pada 49, Richard Meier adalah arsitek termuda yang menerima penghargaan tertinggi dalam profesi arsitektur yaitu Pritzker Architecture Prize. Tak lama setelah menerima kehormatan itu, ia dianugerahi untuk mengerjakan salah satu proyek yang paling penting pada abad ke-duapuluh yaitu desain The Getty Center, Los Angeles kompleks seni Los yang didanai oleh J. Paul Getty Trust.

Meier mengatakan tentang gayanya dalam mendesain, “Le Corbusier adalah pengaruh yang besar, tetapi ada banyak pengaruh dan mereka yang terus berubah. Frank Lloyd Wright adalah seorang arsitek besar, dan saya tidak bisa menyelesaikan desain rumah orang tua saya dengan cara yang saya lakukan, tanpa inspirasi dari Falling Water.”

Meier melanjutkan,”Kita semua dipengaruhi oleh LeCorbusier, Frank Lloyd Wright, Alvar Aalto, dan Mies van der Rohe. Tapi tidak kurang dari Bramante, Borromini dan Bernini. Arsitektur adalah tradisi, sebuah kontinuitas yang panjang. Apakah kita melanggar tradisi atau meningkatkan itu, kita masih terhubung ke masa lalu itu.”

Pada tahun 1963, ia mendirikan praktek pribadi, dan bekerja dari apartemennya, meluncurkan bisnis dengan komisi dari ibu dan ayahnya, yaitu perencanaan sebuah rumah tinggal di Essex Fells, New Jersey. Pada tahun 1965, salah satu proyeki awal perumahannya, Smith House di Darien, Connecticut membuatnya menonjol pada persaingan tingkat nasional.



Dari latar belakang itulah, Meier berbicara tentang “kejelasan bangunan, keterbukaan, artikulasi langsung ruang privat dan publik, bagaimana kaitannya dengan tanah dan air.” Dia menambahkan, “Sudah lebih dari 17 tahun, dan inovasi, imajinasi dan kekaguman besar banyak orang itu, sudah menjadi bagian dari bahasa kita, dan terkadang diambil untuk diberikan hari ini. “

Richard Meier kemudian mengerjakan proyek-proyek lain perencanaan rumah pribadi bersama dengan beberapa proyek yang lebih umum. Pada tahun 1967, ia mulai bekerja pada konversi dari Bell Telephone Laboratories tua di Greenwich Village, Manhattan untuk menampung sekitar 1200 orang di 383 unit apartemen. Hasilnya dielu-elukan dalam komunitas arsitektur sebagai bukti pertama bahwa pada akhirnya, prestasi Meier terbesar mungkin terletak pada skala yang lebih besar dalam karya yang lebih bersifat publik. “Ini juga merupakan contoh dari seberapa cepat kita mengasimilasi,” kata Meier. “‘Ungkapan,’ adaptif re-use, ‘bahkan tidak dalam bahasa itu. Kami benar-benar merintis daerah baru. “

Pada tahun 1979, setelah mengabdikan hampir lima tahun bekerja untuk itu, Meier menyelesaikan pekerjaan yang lain, yang mendorong Ada Louise Huxtable untuk menulis di New York Times, bahwa kemajuan pembangunan “praktek modernis konvensional provokatif melampaui batas yang ditetapkan.” Bangunan yang dimaksud dikenal sebagai The Atheneum, terletak di tepi Sungai Wabash di komunitas restorasiNew Harmony, Indiana.

Pada skala yang lebih megah, High Museum of Art di Atlanta, Georgia selesai pada tahun 1983. Ini dibuka untuk perhatian media besar dan Paul Goldberger, kritikus arsitektur dari New York Times, menulis pada bulan Juni, 1983 isu Vogue: “. Tidak ada kecelakaan, kemudian, bahwa Richard Meier menjadi salah satu arsitek terkemuka untuk bangunan museum”



Selain Museum tinggi, ia telah merancang sebuah museum utama untuk Frankfurt, Jerman, juga bangunan Moines Art Center Des di Iowa, serta berbagai jenis proyek perencanaan di seluruh dunia. Prakteknya termasuk perumahan dan rumah pribadi, museum, fasilitas berteknologi tinggi dan medis, bangunan komersial dan bangunan penting seperti gedung pengadilan dan balai kota di Amerika Serikat dan Eropa: Di antara proyek-proyek yang paling terkenal adalah High Museum di Atlanta , Frankfurt Museum for Decorative Arts di Jerman, Kantor Televisi Canal + di Paris; Hartford Seminary di Connecticut, the Atheneun in New Harmony, Indiana, dan Bronx Developmental Center di New York. Semua karya tersebut menerima penghargaan National Honor Awards dari American Institute of Architects (AIA).







Source: (https://bondanprihastomo.wordpress.com/seputar-arsitektur-interior/richard-meier/)

Saving Energy and Green Architecture Concept on SPA


Rumah ramah lingkungan sedang menjadi perbincangan hangat di berbagai belahan dunia manapun. Karena kondisi bumi yang semakin memburuk akibat ulah manusia yang sengaja atau tanpa disengaja membuat kondisi bumi kian hari kian memburuk. Maka dari itu saya mencoba menerapkan beberapa hal yang mampu menghemat energi sekaligus ramah lingkungan terhadap konsep rumah ramah lingkungan dalam tugas SPA. 


1. Menggunakan taman di dalam rumah 


Penggunaan taman di dalam rumah akan memberikan kesan sejuk terhadap rumah karena fungsi tanaman yaitu menghasilkan O2 dari CO2 yang kita keluarkan. 



2. Menggunakan plat alumunium berpori 


Plat ini digunakan sebagai ventilasi besar agar udara yang masuk menjadi lebih banyak karena lubang-lubang di plat ini sangat banyak. Kita bisa menghemat penggunaan kipas angin dan AC karena sudah ada penghawaan alami ini yang tentunya membuat kondisi dalam rumah sangat sejuk 


3. Menggunakan Clear Polycarbonat 


Polikarbonat berfungsi sebagai skylight yaitu pencahayaan alami yang dipasang pada sebagian atap sehingga bisa menghemat penggunaan lampu. Selain sebagai skylight juga sebagai pemberi sinar matahari bagi vegetasi yang di tanam dalam rumah. 


4. Menggunakan vertikal garden 


Tidak terlepas dari peran tanaman hijau, vertikal garden berfungsi sebagai penghasil O2 selain itu sebagai aksen yang menambah keindahan rumah


5. Menggunakan sumur resapan


Sumur resapan berguna untuk menyerap air hujan sementara di dalam tanah dan akan menambah cadangan air tanah selain itu rumah kita juga akan terhindar dari banjir jika memiliki sumur serapan

Famous Architect Frank Lloyd Wright


Frank Lloyd Wright adalah nama yang sangat akrab di dunia ilmu arsitektur, karena beliau sudah menyumbangkan banyak pemikiran-pemikiran jeniusnya di dalam ilmu arsitektur dan sampai sekarang masih banyak dijadikan panutan dalam merancang obyek arsitektur.

Frank Lloyd Wright (8 Juni 1867 – 9 April 1959) adalah seorang arsitek terkenal dari awal tahun 1900-an. Rumahnya terkenal dengan julukan Robbie House, yang tata ruangnya seperti jaringan jalan yang ruwet dan jendela kaca bernada geometris. Informasi rumah itu bisa didapatkan dalam buku The Wright 3 karya Blue Balliet. Frank Lloyd Wright memegang jimat khusus dalam bentuk ikan Jepang nefrit.
Karya : Frederick Robie House, the Avery dan Queene Coonley House, Falling Water  

Source:(https://wikarmawan.wordpress.com/2010/11/05/profil-arsitek-terkenal-dunia/)       

Prepare Yourself, Say Hi To LUSICON!


Lusicon (lumpur Sidoarjo Conbloc) terdengar sedikit unik, bukan? Seperti namanya lusicon adalah batu bata ringan jenis baru yang sedang dikembangkan berasal dari lumpur sidoarjo. Seperti kita tahu bencana Banjir lumpur panas Sidoarjo atau yang lebih dikenal dengan lumpur lapindo, merupakan peristiwa menyemburnya lumpur panas di lokasi pengeboran di Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, sejak 29 mei 2006 lalu. Sampai saat ini belum ada tanda-tanda lumpur tersebut akan berhenti menyembur.

Lumpur Lapindo memiliki banyak sisi negatif namun dengan mencoba melihat dari sisi lainnya, PT. Indocement Tunggal Prakarsa, Tbk. bekerja sama dengan Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya (ITS), mencoba untuk melakukan penelitian dan mengembangkan lumpur Sidoarjo menjadi sebuah bahan material bangunan alternatif bata ringan ramah lingkungan yang berguna bagi masyarakat umum. Penelitian ini juga direncanakan untuk menciptakan komposisi campuran yang optimum untuk membuat produk bata ringan ramah lingkungan.


















Jenis material bahan bangunan yang dipakai untuk membuat bata ringan ramah lingkungan terdiri dari lumpur sidoarjo terkalsinasi, semen, aggregate halus (pasir), pasta alumunium dan juga serbuk kapur (ca(oh)2).


Spesifikasi dan kinerja bata ringan berbahan lumpur Sidoarjo setara dengan produk bata ringan yang di produksi oleh pabrikan yang sudah ada dan jauh lebih baik apabila dibandingkan dengan produk bata ringan yang ramai diproduksi industri kecil sekarang ini. Agar nantinya produk bata ringan ramah lingkungan dari lumpur Sidoarjo mampu bersaing dengan produk bata merah yang sudah ada di pasaran, maka ukurannya direncanakan modular.


Penelitian dan pengembangan produk bata ringan ramah lingkungan yang berbasiskan lumpur Sidoarjo ini akan terus dilakukan setelah penelitian dan pengembangan lumpur sidoarjo sebagia produk bata ringan sudah selesai.

Sekilas tentang Lusicon, semoga saja penelitian tersebut berjalan dengan lancar dan semoga Lusicon termasuk produk bata ringan ramah lingkungan karena selain ramah lingkungan Lusicon turut membantu dalam mengurangi lumpur lapindo yang tak kunjung berhenti, Good Luck!!


Source:(http://www.sementigaroda.com/blog/mengembangkan-lumpur-sidoarjo-menjadi-bahan-material-alternatif/)

ONE OF A FUTURE ECO OFFICE IS SPACESHIP CAMPUS APPLE


Spaceship Campus Apple

Ide Spaceship Campus pertama kali disampaikan oleh Steve Jobs beberapa bulan sebelum ia meninggal pada 5 Oktober 2011. Pada perjalanannya, ternyata proyek ini harus tertunda beberapa saat dan kemudian mengharuskan perusahaan untuk mengubah jadwal.
Awalnya pembangunan markas tersebut direncanakan  selesai pada tahun 2015. Tapi ternyata mundur setahun karena Apple terlambat dalam menyampaikan set kedua rencananya.
Perusahaan berharap untuk memecahkan tanah di kampus tersebut pada akhir tahun 2012 lalu, tapi itu mungkin tidak akan terjadi hingga 2014 karena Apple tidak mengajukan usulan revisi sampai November. Hal tersebutlah yang kemudian membuat rencana pembukaan Spaceship Campus harus ditunda hingga pertengahan 2016.
Arsitek Foster + Partners bekerja sama dengan ARUP Amerika Utara dan Kier & Wright, — sebuah perusahaan di bidang teknik lingkungan yang telah membuat bangunan untuk sejumlah perusahaan di bidang teknologi, seperti Nvidia dan Cisco, – kini ditunjuk kembali setelah sukses dengan pembangunan kantor Apple yang sebelumnya.
“It’s all curved. We’ve used our experience making retail buildings all over the world now, and we know how to make the biggest pieces of glass in the world for architectural use. And, we want to make the glass specifically for this building here. We can make it curve all the way around the building… It’s pretty cool,” ujar Foster semangat.

Tanah 2,8 juta m2 bukanlah sebuah daerah yang sempit. Di tanah ini akan dibangun sebuah markas raksasa Apple yang dikondisikan untuk menampung 13.000 pekerja. Markas ini adalah sebuah bangunan melingkar yang seluruhnya terbuat dari kaca melengkung yang akan dikelilingi oleh banyak pohon.
  
Penanaman pohon di wilayah bangunan ini bahkan akan menambah jumlah pohon yang awalnya sebanyak 3.400 menjadi 6.000 pohon. Beberapa fasilitas spaceship campus ini, diantaranya:
- Auditorium Perusahaan dengan 1.000 kursi
- Corporate Fitness Center
- Fasilitas penelitian yang  luasnya sekitar 300.000 kaki persegi
- Pabrik di bagian tengah
- Associated Parkir
“It’s a pretty amazing building, It’s a little like a spaceship landed. It’s got this gorgeous courtyard in the middle… It’s a circle,” tutur Steve Jobs kepada Dewan Kota Cupertino.




( Sumber : www.cultofmac.com, www.usatoday.com dan www.ibtimes.com )

Roof Garden Building – Salah Satu Arsitektur Ramah Lingkungan


Dewasa ini, seluruh dunia sedang berlomba-lomba membuat bangunan yang ramah lingkungan demi menyelamatkan bumi dari Global Warming. Salah satunya adalah dengan melakukan Roof Garden. Yap, Roof Garden ini terbilang cukup Booming bagi kalangan penggiat Green Architecture. Bagaimana tidak, selain dapat membantu dalam mengurangin Global Warming hunian ini cukup unik karena Anda mempunyain taman diatas atap rumah Anda. Selain itu, manfaat Roof Garden ini dapat membuat rumah Anda terasa lebih sejuk karena sinar matahari yang menuju rumah Anda dapat diserap oleh tanaman diatasnya.


















Nah, ini adalah salah satu contoh hunian yang menerapkan Roof Garden.





















Dan ini adalah susunan dari pembuatan Roof Garden. Tidak terlalu sulit bukan? Disamping itu, ini semua adalah usaha demi menyelamatkan bumi kita dari kerusakan lingkungan. 

Bagaimana, apa Anda tertarik untuk membuatnya pada hunian Anda? :D